There are no approved testimonials to display!
14/07/2013 Di Posting Oleh : editorial

Sejarah Tangerang Selatan

sejarah-tangsel

Pada masa penjajahan Belanda, wilayah ini masuk ke dalam Karesidenan Batavia dan mempertahankan karakteristik tiga etnis, yaitu Suku Sunda, Suku Betawi, dan Suku Tionghoa. Pembentukan wilayah ini sebagai kota otonom berawal dari keinginan warga di wilayah Tangerang Selatan untuk lebih meningkatkan taraf hidup, kesejahteraan masyarakatnya. Pertumbuhan sentra perdagangan dan jasa sangat signifikan, sehingga dipandang perlu untuk membentuk pemerintahan daerah otonom baru yang diharapkan dapat memberikan pelayanan publik yang lebih optimal.

Pada tahun 2000, beberapa tokoh dari kecamatan-kecamatan mulai menyebut-nyebut Cipasera sebagai daerah otonom. Pada 27 Desember 2006, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Tangerang menyetujui terbentuknya Kota Tangerang Selatan. Calon kota otonom ini terdiri atas tujuh kecamatan yakni Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara, dan Setu.

Pada 22 Januari 2007, Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Endang Sujana, menetapkan Kecamatan Ciputat sebagai pusat pemerintahan Kota Tangerang Selatan secara aklamasi.

Komisi I DPRD Provinsi Banten membahas berkas usulan pembentukan Kota Tangerang mulai 23 Maret 2007. Pembahasan dilakukan setelah berkas usulan dan persyaratan pembentukan kota diserahkan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ke Dewan pada 22 Maret 2007.Pada 2007, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan  dana Rp 20 miliar untuk proses awal berdirinya Kota Tangerang Selatan. Dana itu dianggarkan untuk biaya operasional kota baru selama satu tahun pertama dan merupakan modal awal dari daerah induk untuk wilayah hasil pemekaran. Selanjutnya, Pemerintah Kabupatan Tangerang akan menyediakan dana bergulir sampai kota hasil pemekaran mandiri.

Kota Tangerang Selatan dibentuk dengan Dasar undang – undang nomor 51 Tahun 2008 tentang Pembentukan kota Tangerang Selatan di Provinsi banten, meliputi 54 Kelurahan dan 7 Kecamatan yaitu Kecamatan Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara dan Setu,

peta-tangsel3Sebelah timur berbatasan dengan Kota Jakarta Selatan (DKI Jaya) dan Kota Depok (Jawa Barat),
Sebelah selatan berbatasan dengan Kota Depok dan Kabupaten Bogor (Jawa Barat),
Sebelah utara berbatasan dengan Kota Tangerang, dan Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Tangerang.
Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Cisauk, Kecamatan Pagedangan, dan Kecamatan Kelapa dua

Kota Tangerang Selatan meliputi Luas Wilayah 147,19 km2 dengan jumlah penduduk mencapai 1.303.569, dengan kepadatan penduduk mencapai 4.589 Jiwa per km2.


Copyright © 2013. DPRD Kota Tangerang Selatan. All rights reserved.