There are no approved testimonials to display!
18/09/2017 Di Posting Oleh : editorial

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany Sampaikan Nota Keuangan APBD Perubahan Tahun 2017

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2017.

Penyampaian  Nota Keuangan dan RAPBD Tahun 2017 ini dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan Moch.Ramlie dan Wakil Ketua Taufik MA diruang rapat paripurna DPRD, Senin (14/9/2017).

Airin Rachmi Diany dalam pidatonya menyampaikan target pendapatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  pada APBD Perubahan 2017 meningkat menjadi Rp 2,922 triliun dari target APBD yang mencapai Rp 2,775 triliun.

“Untuk pendapatan pada perubahan APBD-P meningkat sekitar Rp 2,922 triliun dari APBD murni sebesar Rp 2,775 triliun,” Katanya.

Meningkatnya pendapatan pada perubahan APBD tahun 2017, kata Airin, karena akumulasi penambahan dan pengurangan pendapatan daerah yakni, Rp 1,315 triliun meningkat menjadi Rp 1,356 triliun atau naik  sekitar 3,07 persen.

Kemudian, Pajak Daerah semula ditargetkan Rp 1,120 triliun meingkat menjadi Rp 1,150 triliun atau naik sekitar 2,74 persen. Retribusi Daerah, sambung Airin, semula ditargetkan sekitar Rp 90.852 miliar berkurang menjadi Rp 88.362 miliar atau menurun sekitar 2,74 persen.

Selanjutnya, lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah semula ditargetkan Rp 104 miliar meningkat sebesar Rp 116 atau naik sekitar 11,70 persen. Dana perimbangan lanjut Airin, dari Rp 947 miliar menjadi Rp 938 miliar atau turun sekitar 0,94 persen. Penurunan tersebut berasal dari dana alokasi Umum (DAU) yang semula dianggarkan sebesar Rp 634 miliar turun menjadi Rp 625 miliar atau turun sekitar 1,40 persen.

“Ini yang mengakibatkan pada struktur APBD Perubahan 2017 terjadi penurunan dibanding APBD 2016 sebelum perubahan ini,” ujarnya.

Pendapatan lain-lain yang sah menurut Airin, yang semula dianggarkan sebesar Rp 512 miliar meningkat sebesar Rp 628 miliar atau naik sekitar 22,53 persen dari APBD murni 2017. Kenaikan tersebut berasal dari dana bagi hasil pajak dari Provinsi semula dianggarkan Rp 462 miliar bertambah sebesar Rp 496 miliar atau naik sekitar 7,20 persen. kemudian bantuan dari pemerintah daerah lainnya sekitar Rp 50 miliar menurun sekitar Rp.40 miliar.

“Kenaikan tersebut berasal dari dana bagi hasil Provinsi berkisar Rp 462 miliar,”ungkapnya.

Airin menambahkan, untuk belanja langsung pada APBD tahun anggaran 2017 dianggarkan sebesar Rp 2.711 triliun kemudian pada APBD-P dianggarkan sebesar Rp 2,738 triliun terdapat penambahan anggaran belanja langsung sebesar 0,98 persen.

“Untuk belanja langsung ada peningkatan sekitar 0,98 persen,” pungkasnya.

Sementara, Ketua DPRD Tangsel Moch Ramlie mengatakan, KUA-PPAS (kebijakan umum anggaran prioritas dan plafon anggaran sementara) perubahan APBD tahun anggaran 2017 tersebut telah disampaikan walikota melalui rapat paripurna.

“Setelah nota keuangan ini disampaikan walikota, besok DPRD akan menyampaikan pandangan umum fraksi-fraksi terkait menurunnya pendapatan asli daerah,” ujarnya. (Humas)



Copyright © 2013. DPRD Kota Tangerang Selatan. All rights reserved.